Selasa, 05 Januari 2010

Rosela juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan

Daun atau kelopak bunga yang direbus diakui berkhasiat sebagai diuretik (peluruh kencing) dan merangsang keluarnya empedu dari hati (chloretic), juga dapat menurunkan tekanan darah (hypotensive), mengurangi kekentalan (viskositas) darah, dan meningkatkan peristaltik usus (melancarkan saluran pencernaan).
Khasiat lain tanaman rosela yaitu antikejang (antispasmodik), mengobati cacingan (anthelmintik), dan antibakteri. Ekstrak air dan zat warna dalam tanaman ini juga mempunyai efek lethal (mematikan) terhadap Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC. Selain itu, rebusan kelopak rosela dapat mengurangi batuk.

Daun rosela dapat mengobati kaki pecah-pecah dan luka bakar ringan. Daunnya juga dapat mempercepat pematangan bisul sekaligus melembutkan kulit (emolient). Bij rosela berkhasiat sebagai tonikum dan diuretik (melancarkan kencing).

Rosela digunakan segaia diuretik koleretik, penurun viskositas darah, pengurang tekanan darah dan perangsang peristaltik usus, diduga berasal dari kandungan goosypetin, anthocyanin, dan glucoside hibiscin yang ada didalamnya. Ekstraksi kelopak rosela juga dapat menurunkan absorpsi alkohol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar